Sat Cit Ananda Sebagai Realitas Tertinggi (Brahman)

Apa itu Sat-cit-ananda?

Sat-cit-ananda adalah istilah dalam Bahasa Sansekerta yang menggambarkan sifat realitas tertinggi seperti yang jelaskan dalam sastra – sastra suci Hindu. Beberapa menganggap sat-cit-ananda sama dengan Tuhan atau Brahman (Realitas Mutlak). Yang lain menggunakannya sebagai istilah untuk menggambarkan pengalaman mewujudkan kesatuan dan kesunyataan.

Dikatakan bahwa sat-cit-ananda adalah sumber dari semua kesadaran dan semua kesempurnaan. Mengalami sat-cit-ananda adalah untuk mencapai tujuan akhir dari perjalanan spiritual dalam agama Hindu. Sebagian guru spiritual menyatakan bahwa Sat hit Ananda meruapakan buah pencerahan setelah berlatih Yoga.

Etimologi Sat Cit Ananda

Satcitananda (सच्चिदानन्द) adalah kata majemuk Sansekerta yang terdiri dari “sat”, “cit”, dan “ananda”, ketiganya dianggap tidak dapat dipisahkan dari sifat realitas tertinggi yang disebut Brahman dalam agama Hindu.
Arti dari setiap kata Sat Cit Ananda adalah sebagai berikut:

  • Sat (सत्): kebenaran, keberadaan atau keberadaan mutlak– yang abadi dan tidak berubah
  • Cit (चित्): kesadaran, pemahaman dan pemahaman
  • Ananda (आनन्द): kebahagiaan, keadaan kebahagiaan murni, kegembiraan dan kesenangan sejati.

Oleh karena itu Sat cit ananda diterjemahkan sebagai “kebenaran-kesadaran-dan-kebahagiaan.” Istilah ini berkaitan dengan realitas tertinggi yaitu Brahman atau Hyang Widhi.

Penjelasan Sat Cit Ananda

Dalam filosofi Vedanta Sat Cit Ananda dianggap secara langsung tidak dapat dipisahkan dari Brahman, dimana brahman yang identic dengan Atman (Brahman Atman Akyam). Dengan demikian tujuan kelahiran manusia adalah untuk menyadari “Aku adalah Brahman” (Aham Brahmasmi). Dalam usaha menyadari Brahman maka diperlukan usaha – usaha dan disiplin tingkat tinggi yaitu Yoga.

Ajaran Hindu mengenal istilah catur yoga marga yaitu empat jalan dalam upaya menyatukan (yuj) atman yang berada di relung jiwa dengan sang Brahman. Keempat jalan tersebut adalah Jnana yoga marga (jalan ilmu pengetahuan), Karma yoga marga (jalan dengan berbuat tanpa pamrih), bhakti yoga marga (jalan persembahan) dan Raja Yoga Marga (jalan pengendalian dan penggemblengan diri secara ketat). Ke empat jalan ini sebagai upaya menyadari kebenaran tertinggi guna mancapai kebahagiaan yang universal itulah Sat Cit Ananda.

Namun harus diingat usaha ini tidak dapat dilakukan dengan terburu – buru namun harus dilakukan secara alami. Semakin mengejar, maka semakin jauh pula realitas tertinggi itu untuk dicapai.

Related Posts

Tri Sarira Lapisan Pembungkus Atman

Secara umum yang banyak diketahui oleh semua orang bahwa tubuh atau badan manusia terdiri dari 2 (dua) unsur yaitu jasmani dan rohani. Namun secara prinsip dalam ajaran…

Yoga Suryanamaskara

Pengertian Yoga. Yoga adalah latihan fisik untuk kesehatan yang berasal dari India Kuno dan telah dikenal sejak 3.300 tahun Sebelum Masehi. Pada masa itu Yoga di percayai…

Panca Maya Kosa Sebagai Lapisan Badan

Tahukan kamu bahwa tubuh atau badan terdiri dari banyak lapisan? Tubuh manusia merupakan sarana bagi sang atman untuk mencapai kelepasan dan kebahagiaan. Secara umum yang kita ketahui…

Teori Masuknya Agama Hindu di Indonesia

Agama Hindu pada awalnya berkembang di India. Setelah itu, barulah menyebar ke negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Masuknya Agama Hindu di nusantara dimulai pada awal masehi, melalui…

Tri Mandala Sebagai Struktur Pura Nusantara

Pura adalah istilah untuk tempat ibadat agama Hindu di Nusantara. Pura di Indonesia banyak terkonsentrasi di Propinsi Bali, sebagai pulau yang mempunyai penganut agama Hindu terbanyak. Sehingga…

Panca Maha Bhuta Unsur Pembentuk Alam Semesta

Alam semesta adalah tempat yang sangat besar dan luas. Rumah bagi Bumi, Tata Surya, galaksi, hingga benda langit lainnya. Tahukah kamu apa saja unsur pembentuk alam semesta?…

Leave a Reply

Your email address will not be published.