Runtutan dan Arti Kramaning Sembah

Kramaning sembah merupakan runtutan pesembahyangan dalam agama Hindu. Kramaning sembah biasa dilakukan dalam persembahyangan – persembahyangan yang dilakukan oleh umat (krama) secara bersama – sama yang dipimpin oleh seorang sulinggih. Walaupun jika dilakukan seorang diri pun akan lebih baik setelah melaksanakan puja Tri Sandya sehari – hari.

Kramaning sembah terdiri dari lima macam puja yang ditujukan kepada kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa. Oleh karenanya kramaning sembah disebut juga dengan istilah panca sembah.

Berikut runtutan puja kramaning sembah dalam Ketetapan Kesatuan Tafsir Aspek-aspek Agama Hindu tahun 1982:

Urutan – urutan Kramaning Sembah

  1. Sembah puyung (Sembah dengan tangan kosong)
    OM ATMA TATTVATNA SUDDHA MAM SVAHA
    Artinya: Oh Hyang Widhi, atma atau jiwa dan kebenaran, bersihkanlah diri hamba
  2. Menyembah Hyang Widhi Sebagai Sanghyang Surya Aditya dengan sarana Bunga
    OM ADITISYAPARAMJYOTI,
    RAKTA TEJA NAMO’STUTE,
    SVETA PANKAJA MADHYASTHA,
    BHASKARAYA NAMO’STUTE

    Artinya: Oh Hyang Widhi, Sinar Hyang Surya Yang Maha Hebat. Engkau bersinar merah, hamba memuja-Mu. Hyang Surya yang berstana di tengah-tengah teratai putih. Hamba memuja-Mu yang menciptakan sinar matahari berkilauan.
  3. Menyembah Hyang Widhi Sebagai Ista Dewata Atau Tri Murti dengan sarana Bunga/Kwangen.
    OM NAMA DEVA ADHISTHANNAYA,
    SARVA VYAPI VAI SIVAYA,
    PADMASANA EKAPRATISTHAYA,
    ARDHANARESVARYAI NAMO NAMAH

    Artinya: Oh Hyang Widhi, yang bersemayam pada tempat yang luhur, kepada Hyang Siwa yang berada di mana-mana, kepada dewata yang bersemayam pada tempat duduk bunga teratai di suatu tempat, kepada Ardhanaresvari hamba memuja.
  4. Menyembah Hyang Widhi Sebagai Pemberi Anugrah, dengan sarana Kwangen atau Bunga Berwarna-Warni.
    OM ANUGRAHA MANOHARA,
    DEVADATTANUGRAHAKA,
    ARCANAM SARVAPUJANAM
    NAMAH SARVANUGRAHAKA.
    DEVA DEVI MAHASIDDHI,
    YAJNANGA NIRMALATMAKA,
    LAKSMI SIDDHISCA DIRGHAYUH,
    NIRVIGHNA SUKHA VRDDHISCA

    Artinya: Om, Engkau yang menarik hati, pemberi anugerah, anugerah pemberian dewa, pujaan semua pujaan, hormat pada-Mu pemberi semua anugerah. Kemahasidian Dewa dan Dewi, berwujud yadnya, pribadi suci, kebahagiaan, kesempurnaan, panjang umur, bebas dari rintangan, kegembiraan dan kemajuan
  5. Sembah Puyung (Sembah dengan tangan kosong kembali).
    OM DEVA SUKSMA PARAMACINTYAYA NAMA SVAHA.
    Artinya: Om, hormat pada Dewa yang tak terpikirkan, yang maha tinggi, yang gaib.

Sumber gambar: Nyepi vector created by pikisuperstar – www.freepik.com

Related Posts

Makna Sarana Persembahyangan dalam Agama Hindu

Om Swastyastu.Dalam ajaran agama Hindu Persembahyangan merupakan salah satu cara menyampaikan bhakti sekaligus upaya mendekatkan hubungan dengan Sang Pencipta. Persembahyangan dapat dilakukan dalam dua bentuk yaitu Nitya…

Tri Rna sebagai Dasar Upacara Yajna

Om Swastyastu. Tahukah kamu bahwa setiap kelahiran kita ke dunia memiliki tujuan yang mulia? Moksa dalam ajaran agama Hindu dianggap sebagai tujuan akhir kehidupan . Moksa hanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published.