Hari Raya Pagerwesi sebagai pemujaan Pramesti Guru

Satu lagi hari raya umat hindu yang berkaitan dengan turungya ilmu pengetahuan yaitu pagerwesi. Hari raya Pagerwesi di laksanakan setiap empat hari setelah Hari raya Saraswati. Tepatnya setiap rabu kliwon wuku sinta.

Dalam Lontar Sundarigama di jelaskan, Pagerwesi adalah pemujaan kepada Dewa Siwa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru.

Terdapat empat guru yang patut di hormati dalam ajaran agama Hindu, yaitu:

  1. Tuhan Yang Maha Esa atau Sanghyang Widhi Wasa (Guru Swadyaya),
  2. Orang Tua yang telah melahirkan dan merawat kita (Guru Rupaka)
  3. Guru formal atau guru di sekolah (Guru Pengajian)
  4. Pemerintah (Guru Wisesa)

Dapat di simpulkan bahwa Pagerwesi merupakan hari yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang di turunkan melalui para guru.

Pagerwesi berasal dari kata “pager” yang berarti pagar atau perlindungan dan “wesi” berarti besi yaitu sebagai bahan yang kuat. Jadi pelaksanaan Hari raya Pagerwesi bertujuan membuat pagar diri yang kuat dan kokoh dengan ilmu pengetahuan.

Carilah guru yang arif bijaksana untuk dijadikan teladan dan tuntunan sehingga pengetahuan yang didapat bisa menghidupkan pelita dalam diri.

Pelita pengetahuan inilah yang akan melenyepkan kegelapan atau Awidya pada diri seseorang.

Untuk mendapatkan tuntunan dalam mendalami ilmu pengetahuan maka penghormatan dan pemujaan dihaturkan pada Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sanghyang Pramesti Guru.

Beliau adalah guru alam semesta raya yang dapat membimbing manusia ke jalan yang benar dalam memahami pengetahuan hidup.

Dengan melaksanakan perayaan pagerwesi semoga umat hindu dapat menjadi pribadi yang memiliki keteguhan hati dalam menegakan ajaran dharma.

Sumber Gambar: Purnima vector created by freepik – www.freepik.com

Related Posts

Makna Hari Raya Saraswati

Hari raya keagamaan dalam Agama Hindu merupakan suatu bentuk persembahan bakhti terhadap Hyang Widhi Wasa. Di balik perayaan hari suci tentu memiliki sejuta makna yang luhur dan…

Makna Simbolik Perayaan Kuningan

Kuningan merupakan rangkaian hari raya galungan yang jatuh setelah 10 hari, tepatnya Sabtu keliwon wuku kuningan. Kata Kuningan memiliki makna “kauningan” yang artinya mencapai pengetahuan spiritual dengan…

Arti dan Makan Penjor Galungan

Mendengar kata Penjor pasti sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Ya.. Penjor identik dengan perayaan Galungan bagi umat Hindu di Nusantara sehingga terlihat meriah. Bahan untuk…

Makna Hari Penyekeban, Penyajan dan Penampah

Setiap perayaan hari suci keagamaan tidak lepas dari makna simbolis dan makna filosofis dalam pelaksanaanya. Penyekeban, Penyajan dan Penampahan adalah tiga runtutan rangkaian Hari Raya Galungan yang…

Arti dan Makna Sugian Jawa dan Bali

Dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dalam Agama Hindu, maka terdapat rangkaian upacara yang menyertainya. Rangkaian upacara diibaratkan seperti anak tangga, yang berfungsi sebagai pijakan menuju…

Makna Rangkaian Hari Raya Nyepi

Om Swastyastu. Nyepi merupakan satu satunya hari raya agama Hindu, yang diakui pemerintah sebagai hari libur nasional. Hari Raya Nyepi adalah peringatan pergantian tahun baru caka. Sebagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published.