Makna Simbolik Perayaan Kuningan

Kuningan merupakan rangkaian hari raya galungan yang jatuh setelah 10 hari, tepatnya Sabtu keliwon wuku kuningan. Kata Kuningan memiliki makna “kauningan” yang artinya mencapai pengetahuan spiritual dengan cara introspeksi agar terhindar dari mara bahaya.

Berikut simbol dan makna sarana upacara pada hari raya Kuningan.

1) Nasi Kuning
Pada hari Kuningan, umat Hindu membuat nasi kuning sebagai lambang kemakmuran.
Selain itu nasi kuning juga digunakan sebagai persembahan dan ucapan terima kasih, berikut syukur atas segala anugerah yang telah diberikan, dari Ide Sang Hyang Widhi Wasa.

2) Tamiang.
Tamiang sering dimaknai sebagai simbol perlindungan diri karena bentuknya seperti perisai.
Bentuknya yang bulat dipahami juga sebagai lambang Dewata Nawa Sanga yang merupakan penguasa sembilan arah mata angin.
Tamiang juga diartikan sebagai roda alam atau cakraning manggilingan yang dipahami sebagai roda kehidupan yang selalu berputar.

3) Endongan
Endongan bentuknya seperti sebuah tas, sebagai simbol dari perbekalan hidup, baik bagi diri sendiri maupun untuk leluhur.
Bekal yang paling utama dalam mengarungi kehidupan adalah ilmu pengetahuan.

4) Ter dan sampian gantung
Ter merupakan simbol dari panah yang berarti senjata untuk kelengkapan perang dalam kehidupan ini.
Senjata paling ampuh adalah ketenangan pikiran. Sementara sampian gantung sebagai simbol penolak bala.

Sarana dan makna yang terkandung pada Hari Raya Kuningan lebih identik dengan alat dan senjata dalam peperangan. Hal ini mengingatkan umat manusia akan hakikatnya dalam kehidupan memang seperti sebuah pertempuran.Yaitu menaklukan hawa nafsu yang berada pada diri sendiri. Dan kemenangan akan datang jika kita mampu menahan dan mengendalikan diri. Itulah sejatinya kemenangan dharma terhadap adharma.

Sumber Gambar: Galungan vector created by freepik – www.freepik.com

Related Posts

Hari Raya Pagerwesi sebagai pemujaan Pramesti Guru

Satu lagi hari raya umat hindu yang berkaitan dengan turungya ilmu pengetahuan yaitu pagerwesi. Hari raya Pagerwesi di laksanakan setiap empat hari setelah Hari raya Saraswati. Tepatnya…

Makna Hari Raya Saraswati

Hari raya keagamaan dalam Agama Hindu merupakan suatu bentuk persembahan bakhti terhadap Hyang Widhi Wasa. Di balik perayaan hari suci tentu memiliki sejuta makna yang luhur dan…

Arti dan Makan Penjor Galungan

Mendengar kata Penjor pasti sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Ya.. Penjor identik dengan perayaan Galungan bagi umat Hindu di Nusantara sehingga terlihat meriah. Bahan untuk…

Makna Hari Penyekeban, Penyajan dan Penampah

Setiap perayaan hari suci keagamaan tidak lepas dari makna simbolis dan makna filosofis dalam pelaksanaanya. Penyekeban, Penyajan dan Penampahan adalah tiga runtutan rangkaian Hari Raya Galungan yang…

Arti dan Makna Sugian Jawa dan Bali

Dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dalam Agama Hindu, maka terdapat rangkaian upacara yang menyertainya. Rangkaian upacara diibaratkan seperti anak tangga, yang berfungsi sebagai pijakan menuju…

Makna Rangkaian Hari Raya Nyepi

Om Swastyastu. Nyepi merupakan satu satunya hari raya agama Hindu, yang diakui pemerintah sebagai hari libur nasional. Hari Raya Nyepi adalah peringatan pergantian tahun baru caka. Sebagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published.