Dasa Mala Sebagai Perilaku Yang Harus Dihindari

Manusia lahir ke dunia memiliki dua kecenderungan yaitu daiwi sampad sebagai sifat kedewataan dan asuri sampad sebagai sifat keraksaan, dimana keduanya mendorong seseorang untuk berbuat baik dan buruk.

Ada banyak perbuatan manusia yang dianggap dosa karena menimbulkan penderitaan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dosa adalah perbuatan tidak baik yang mengarah pada kejahatan, sehingga dapat menjadi penghalang tercapainya tujuan akhir manusia yaitu moksa.

Dalam slokantara disebutkan ada sepuluh macam sifat tidak baik atau kotor yang disebut dengan dasa mala. Berikut Rinciannya:

  1. Tandri adalah orang yang malas, suka makan dan tidur saja, tidak tulus, hanya ingin melakukan kejahatan.
  2. Kleda adalah berputus asa, suka menunda dan tidak mau memahami maksud orang lain.
  3. Leja adalah berpikiran tamak, serakah dan gembira melakukan kejahatan.
  4. Kutila adalah pemabuk, tidak jujur dan penipu.
  5. Kuhaka adalah pemarah , suka mencari-cari kesalahan orang lain dan keras kepala.
  6. Metraya adalah suka berkata kasar dan penuh dengan kesombongan.
  7. Megata adalah munafik, berkata manis tetapi pamrih, perkataan yang lain di mulut dan lain di hati.
  8. Ragastri adalah orang yang penuh nafsu dan bermata keranjang.
  9. Bhaksa Bhuana adalah suka berpesta pora dan hidup berfoya-foya.
  10. Kimburu adalah pencuri terhadap siapa saja tanpa pandang bulu ,pendengki dan irihati

Akan tetapi Sebagai Ciptaan Tuhan yang paling sempurna manusia memiliki kemampuan untuk memilih mana yang baik dan buruk yang disebut dengan Wiweka.

Jadi menjadi baik atau jahat kembali pada diri sendiri sejauh mana seseorang dapat mengendalikan dan mengatasi sifat – sifat buruk dalam dirinya.

Related Posts

Ciri Dan Karakteristik Tri Guna

mānusah sarvabhūtesu varttate vai subhāśubhe aśubhesu samavistam śubhesvevāvakārayetArtinya: Di antara semua makhluk, hanya manusia sajalah yang dapat melaksanakan dan membedakan perbuatan yang baik maupun perbuatan yang buruk,…

Pengertian dan Bagian Panca Satya

“Tidak ada dharma yang lebih tinggi dari kejujuran, tidak ada dosa yang lebih rendah dari dusta. Dharma harus dilaksanakan diketiga dunia ini dan kejujuran harus tidak dilanggar”….

Leave a Reply

Your email address will not be published.