Siwaratri sebagai Malam Renungan Suci

Siwaratri merupakan salah satu hari raya dalam agama Hindu yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Tepatnya purwaning Tilem atau panglong ke 14 sasih Kepitu dalam sistem kalender Hindu. Siwaratri dirayakan sebagai pemujaan terhadap Dewa Siwa salah satu aspek Tri Murti.

Siwaratri berasal dari kata Siwa yang artinya suci dan kata Ratri yang artinya malam. Namun Orang bijaksana memberikan banyak makna seperti:

  1. Malam Penebusan Dosa
  2. Malam Peleburan Dosa
  3. Malam Perenungan Dosa
  4. Malam Penyucian Dosa

Apapun makna yang diberikan pada intinya perayaan Siwaratri adalah memohon ampunan terhadap kesalahan yang diperbuat dan memohon waranugraha untuk kehidupan yang lebih baik. Mencapai kedamaian dengan melebur kegelapan menuju jalan yang lebih terang.

Acuan Perayaan Siwaratri di Indonesia terdapat pada lontar Siwaratrikalpa yang digubah oleh Empu Tanakung pada masa kerajaan Majapahit. Dikisahkan Lubdaka sebagai seorang pemburu yang pada akhirnya mendapatkan pengampunan dan mencapai Siwaloka berkat brata Siwaratri.

Berikut tiga pelaksanaan Brata Siwaratri adalah:

  1. Jagra, yaitu tidak tidur.
  2. Upawasa, yaitu tidak makanan dan minuman.
  3. Mona Brata, yaitu tidak berbicara selama 24 jam.

Dalam perayaan Siwaratri setiap umat dapat melakukan Brata sesuai tingkat kemampuan, seperti,:
1) Nista hanya melakukan jagra.
2) Madya melaksanakan jagra dan upawasa.
3) Utama dengan menjalankan ketiganya.

Tentu semakin tinggi tingkatan brata yang dilakukan semakin besar pula waranugraha yang didapatkan.

Oh puja terhadapt Engkau yang bermata tiga, kami bermeditasi kepada-mu, yang memelihara semua seperti wewangian. Semoga kita dibebaskan dari kematian menuju keabadian.

Sumber Gambar: india png dari id.pngtree.com

Related Posts

Nyepi: Meredam Api Amarah dalam Diri

Nyepi adalah hari suci bagi masyarakat Hindu, di mana mereka merayakan hari hening dan refleksi diri. Selama ini, mereka berlatih meditasi, berpuasa, dan menjauhkan diri dari segala…

Hari Raya Nyepi sebagai Intropeksi Diri

Intropeksi diri di era digital Hari Raya Nyepi merupakan perayaan tahunan yang dirayakan oleh umat Hindu di Indonesia, khususnya di Bali. Perayaan ini memiliki makna spiritual yang…

Hari Raya Pagerwesi sebagai pemujaan Pramesti Guru

Satu lagi hari raya umat hindu yang berkaitan dengan turungya ilmu pengetahuan yaitu pagerwesi. Hari raya Pagerwesi di laksanakan setiap empat hari setelah Hari raya Saraswati. Tepatnya…

Makna Hari Raya Saraswati

Hari raya keagamaan dalam Agama Hindu merupakan suatu bentuk persembahan bakhti terhadap Hyang Widhi Wasa. Di balik perayaan hari suci tentu memiliki sejuta makna yang luhur dan…

Makna Simbolik Perayaan Kuningan

Kuningan merupakan rangkaian hari raya galungan yang jatuh setelah 10 hari, tepatnya Sabtu keliwon wuku kuningan. Kata Kuningan memiliki makna “kauningan” yang artinya mencapai pengetahuan spiritual dengan…

Arti dan Makan Penjor Galungan

Mendengar kata Penjor pasti sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Ya.. Penjor identik dengan perayaan Galungan bagi umat Hindu di Nusantara sehingga terlihat meriah. Bahan untuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *