Rerainan sebagai Hari Suci Agama Hindu

Setipa agama memiliki hari raya masing – masing. Hari tersebut dirayakan biasanya untuk memperingati peristiwa penting.

Dalam Agama Hindu hari raya disebut dengan istilah Rerainan, berasal dari akar kata Rai yang artinya puncak.
Jadi rerainan memiliki arti puncak hari yang paling baik dan suci untuk melaksanakan upacara yajna atau pemujaan terhadap Ide Sang Hyang Widhi Wasa.

Adapaun tujuan umat hindu melaksanakan hari suci keagamaan adalah
1. Meningkatkan sradha dan bhakti
2. Menyampaikan rasa terima kasih
3. Memohon keselamatan lahir dan batin.
4. Melestarikan tradisi, budaya dan agama warisan leluhur.

Untuk menentukan hari suci didasarkan atas beberapa perhitungan diantaranya Wewaran, Wuku atau Pawukon, dan Sasih. hal ini dilakukan untuk menemukan hari terbaiknya.

Dasar perhitungan yang dimaksud yaitu:
1. Wewaran dapat diartikan sebagai hari dimana Terdapat 10 jenis wewaran.
2. Wuku atau Pawukon dapat diartikan sebagai minggu dimana Terdapat 30 nama wuku.
3. Sasih dapat diartikan sebagai bulan dimanaTerdapat 12 sasih dalam satu tahun.

Hari Raya dalam agama Hindu terbagi menjadi 2 bentuk yaitu
Hari raya berdasarkan Wuku atau pawukon yang dilaksanakan setiap 210 hari sekali dan Hari raya berdasarkan sasih yang dilaksanakan setiap 1 tahun sekali.

Contoh hari raya berdasarkan wuku atau pawukon.
1. Hari Raya Galungan Di rayakan setiap Rabu Kliwon Wuku Dungulan
2. Hari Raya Kuningan dirayakan setiap sabtu kliwon wuku Kuningan
3. Hari Raya Saraswati dirayakan setiap sabtu umanis wuku Watugunung
4. Hari Raya Pagerwesi dirayakan setiap rabu kliwon wuku Sinta

Contoh hari raya berdasarkan Sasih.
1. Hari Raya Nyepi jatuh pada penanggal 1 sasih Kedasa.
2. Hari Raya Siwaratri jatuh pada Purwaning Tilem sasih ke Tujuh.

Itulah pembagian hari suci dalam agama Hindu dimana setiap perayaan memiliki makna simbolik dan tujuan dalam upaya mewujudkan kedamaian sekala & niskala.

Sumber Gambar: Galungan vector created by freepik – www.freepik.com

 

Related Posts

Hari Raya Pagerwesi sebagai pemujaan Pramesti Guru

Satu lagi hari raya umat hindu yang berkaitan dengan turungya ilmu pengetahuan yaitu pagerwesi. Hari raya Pagerwesi di laksanakan setiap empat hari setelah Hari raya Saraswati. Tepatnya…

Makna Hari Raya Saraswati

Hari raya keagamaan dalam Agama Hindu merupakan suatu bentuk persembahan bakhti terhadap Hyang Widhi Wasa. Di balik perayaan hari suci tentu memiliki sejuta makna yang luhur dan…

Makna Simbolik Perayaan Kuningan

Kuningan merupakan rangkaian hari raya galungan yang jatuh setelah 10 hari, tepatnya Sabtu keliwon wuku kuningan. Kata Kuningan memiliki makna “kauningan” yang artinya mencapai pengetahuan spiritual dengan…

Arti dan Makan Penjor Galungan

Mendengar kata Penjor pasti sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Ya.. Penjor identik dengan perayaan Galungan bagi umat Hindu di Nusantara sehingga terlihat meriah. Bahan untuk…

Makna Hari Penyekeban, Penyajan dan Penampah

Setiap perayaan hari suci keagamaan tidak lepas dari makna simbolis dan makna filosofis dalam pelaksanaanya. Penyekeban, Penyajan dan Penampahan adalah tiga runtutan rangkaian Hari Raya Galungan yang…

Arti dan Makna Sugian Jawa dan Bali

Dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dalam Agama Hindu, maka terdapat rangkaian upacara yang menyertainya. Rangkaian upacara diibaratkan seperti anak tangga, yang berfungsi sebagai pijakan menuju…

Leave a Reply

Your email address will not be published.